Hasbullah: Buku Mozaik Insan Cita Jadi Sumbangsih Penting bagi Bangsa Tim Redaksi, 30 September 202530 September 2025 KAHMISULSEL.OR.ID — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Hasbullah, turut hadir dalam acara pengukuhan Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) KAHMI Sulsel sekaligus peluncuran buku Mozaik Insan Cita di Hotel MaxOne, Makassar, Sabtu (27/9/2025). Dalam pandangannya, Hasbullah menilai buku Mozaik Insan Cita memberi sumbangsih pemikiran yang sangat penting bagi perjalanan bangsa Indonesia menuju tatanan yang lebih adil dan beradab. Ia menegaskan, kehadiran buku ini tidak sekadar memuat gagasan para alumni HMI dari lintas generasi, tetapi juga merepresentasikan narasi akademik yang lahir dari kecintaan pada tanah air. BACA: Anis Kurniawan: Buku Mozaik Insan Cita Wujud Keberagaman dan Tradisi Intelektual Lintas Disiplin“Buku ini tak boleh dipahami hanya sebagai kumpulan tulisan. Lebih dari itu, ini adalah himpunan kritik dan saran konstruktif dari warga bangsa yang menginginkan negeri ini ditata lebih baik,” ujarnya. Hasbullah menambahkan, buku yang dihimpun dari penulis lintas generasi ini mencerminkan semangat egaliter para alumni HMI. Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, seluruh penulis satu suara menyampaikan harapan agar Indonesia terus diperbaiki dan diarahkan ke jalan yang lebih baik. Menurutnya, buku tersebut sangat layak dibaca oleh para pemangku kepentingan di daerah, baik kalangan birokrasi, akademisi, maupun masyarakat sipil. BACA: KAHMI Sulsel Undang Kader Berkontribusi dalam Buku Antologi Menakar Prospek Sulawesi Selatan dan Indonesia “Saya pikir untuk itulah buku ini dihadirkan, agar memberi panduan moral sekaligus intelektual bagi siapa saja yang peduli dengan perjalanan bangsa,” tegasnya. Terkait peran LPMD KAHMI Sulsel sebagai lembaga yang baru dikukuhkan, Hasbullah menyampaikan apresiasi dan harapan besar. Ia menilai langkah awal ini sudah sangat baik dan perlu dijaga konsistensinya. “Semoga buku ini bukan yang terakhir. Sebagai lembaga penerbitan, LPMD tidak hanya menerbitkan hasil riset dari luar, tetapi juga perlu aktif melakukan riset sendiri agar bisa terus berkontribusi,” pungkasnya. (*) BACA: Asri Tadda: LPMD KAHMI Sulsel Jadi Legasi Intelektual di Era DigitalJangan Lewatkan:Diskusi Publik KAHMI Palopo Dorong Strategi Data dan Lobi Politik untuk Pemekaran Luwu RayaDiwakafkan Prof Dali Amiruddin, HMI Kini Sah Miliki Tanah Seluas Ribuan Meter Persegi di MakassarMW KAHMI Sulsel Tuntut Ketua BPIP Mundur dan Minta Maaf Kepada Umat IslamKisruh SPMB Sulsel: Gagal Membangun Sistem, Gagal Mencetak SDM Unggul?