HIPKA Talk di Al-Markaz, Akademisi Bahas Tantangan Ekonomi di Tengah Geopolitik Global Tim Redaksi, 14 Maret 2026 MAKASSAR — Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan “HIPKA Talk & Buka Puasa Bersama” di Aula Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Prospek Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global” tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi untuk membahas berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Forum ini menjadi ruang diskusi intelektual yang mempertemukan kalangan akademisi, pengusaha, dan masyarakat untuk saling bertukar gagasan mengenai dampak perubahan konstelasi politik dan ekonomi dunia terhadap perekonomian nasional. BACA: Wabup Andi Muetazim Terima Audiensi KAHMI Maros, Siap Fasilitasi Perayaan Milad ke-59Ketua BPW HIPKA Sulawesi Selatan, Arman Arfah, SE., MM, mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat ruang dialektika intelektual umat sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadan. Menurutnya, diskusi seperti ini penting untuk memperkaya perspektif dalam membaca berbagai tantangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi pembangunan nasional maupun daerah. Adapun narasumber yang hadir dalam forum tersebut antara lain Prof. Dwia Ariestina Pulubuhu, Prof. Hamid Paddu, serta perwakilan dari Bank Tabungan Negara (BTN) Sulampapua yang memberikan pandangan terkait prospek ekonomi nasional di tengah situasi geopolitik dunia yang terus berubah. BACA: Forum Guru Besar Insan Cita Desak Presiden Tegakkan Hukum dan Reformasi KabinetDiskusi dipandu oleh Pahir Halim sebagai moderator dan diawali dengan sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Moh. Roem, selaku Ketua Dewan Pengawas Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami. Selama diskusi berlangsung, para narasumber memaparkan berbagai analisis mengenai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia, mulai dari dampak konflik geopolitik global, perubahan rantai pasok dunia, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha nasional. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WITA tersebut diikuti oleh kalangan pengusaha, akademisi, serta masyarakat umum. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat silaturahmi di antara para peserta. (*) BACA: FORHATI: Kemiskinan dan Penderitaan Lunturkan Ketauhidan UmatJangan Lewatkan:Wakili Generasinya, Prof. Dali Amiruddin Wakafkan Tanah untuk Pengembangan Aset HMI di MakassarBaharuddin Hafid di LK II HMI Pangkep: NDP Adalah Pisau Analisis Kader HMIKabar Duka! Mantan Ketua KAHMI Sulsel Mubyl Handaling Tutup UsiaMD KAHMI Gowa Imbau Pengurus dan Anggota Aktif Berkontribusi Lewat Iuran dan Infaq