HIPKA Talk di Al-Markaz, Akademisi Bahas Tantangan Ekonomi di Tengah Geopolitik Global Tim Redaksi, 14 Maret 2026 MAKASSAR — Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan “HIPKA Talk & Buka Puasa Bersama” di Aula Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Prospek Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global” tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi untuk membahas berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Forum ini menjadi ruang diskusi intelektual yang mempertemukan kalangan akademisi, pengusaha, dan masyarakat untuk saling bertukar gagasan mengenai dampak perubahan konstelasi politik dan ekonomi dunia terhadap perekonomian nasional. BACA: Digelar di Hotel Aryaduta Makassar 10-11 Oktober, Dua Menteri Bakal Hadiri Silatreg KAHMI se-SulawesiKetua BPW HIPKA Sulawesi Selatan, Arman Arfah, SE., MM, mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat ruang dialektika intelektual umat sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadan. Menurutnya, diskusi seperti ini penting untuk memperkaya perspektif dalam membaca berbagai tantangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi pembangunan nasional maupun daerah. Adapun narasumber yang hadir dalam forum tersebut antara lain Prof. Dwia Ariestina Pulubuhu, Prof. Hamid Paddu, serta perwakilan dari Bank Tabungan Negara (BTN) Sulampapua yang memberikan pandangan terkait prospek ekonomi nasional di tengah situasi geopolitik dunia yang terus berubah. BACA: Presidium KAHMI Sulsel Prof. Mustari: Korupsi Adalah Pengkhianatan terhadap BangsaDiskusi dipandu oleh Pahir Halim sebagai moderator dan diawali dengan sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Moh. Roem, selaku Ketua Dewan Pengawas Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami. Selama diskusi berlangsung, para narasumber memaparkan berbagai analisis mengenai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia, mulai dari dampak konflik geopolitik global, perubahan rantai pasok dunia, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha nasional. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WITA tersebut diikuti oleh kalangan pengusaha, akademisi, serta masyarakat umum. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat silaturahmi di antara para peserta. (*) BACA: Terpilih Aklamasi, Ramadhan Pirade Pimpin MD KAHMI Luwu TimurJangan Lewatkan:Milad ke-59, KAHMI Maros Gagas Konsep “Satu Desa Satu Potensi Lokal” untuk Dorong Kemandirian DaerahJelang Muswil II, Ini Harapan Presidium FORHATI SulselMW KAHMI Sulsel Tuntut Ketua BPIP Mundur dan Minta Maaf Kepada Umat IslamFORHATI: Kemiskinan dan Penderitaan Lunturkan Ketauhidan Umat