Ni’matullah Erbe: LPMD KAHMI Sulsel Strategis Hadapi Era Digitalisasi Tim Redaksi, 28 September 202528 September 2025 KAHMISULSEL.OR.ID – Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Selatan, Ni’matullah Erbe, menegaskan pentingnya peran Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) sebagai jawaban atas tantangan era digital yang semakin kompleks. Hal itu ia sampaikan usai mengukuhkan kepengurusan LPMD sekaligus melaunching buku Mozaik Insan Cita – Antologi Gagasan KAHMI untuk Sulsel dan Indonesia di Hotel Max One Makassar, Sabtu (27/9/2025). Menurut Ni’matullah, KAHMI perlu membangun tradisi intelektual dengan menghadirkan karya nyata dalam setiap momentum. Peluncuran LPMD yang disertai penerbitan buku, kata dia, menjadi contoh baik yang harus terus dilestarikan. “Saya kira ini sebuah tradisi yang mesti diulang-ulang. Kalau ada yang mau dilaunching, maka mesti ada karyanya. KAHMI harus membiasakan hal seperti itu,” ujarnya. Lebih jauh, Ni’matullah menyoroti cepatnya arus digitalisasi yang kini memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk dinamika sosial-politik. Ia mencontohkan aksi demonstrasi besar-besaran di Makassar akhir Agustus lalu yang disebutnya sebagai bentuk gerakan sosial baru berbasis digital. “Kalau dulu setiap aksi itu jelas pemimpinnya, jelas isunya, jelas agendanya. Sekarang kita berhadapan dengan gerakan sosial yang dipicu oleh ruang digital, dan sering kali kita tidak mampu mengantisipasinya,” jelas Ulla—sapaan akrabnya. BACA: KAHMI Sulsel Desak Pemerintah Hapus Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Siswa dan Remaja di PP 28/2024Ia mengingatkan bahwa ketidakmampuan mengelola ruang digital justru bisa membawa dampak destruktif. Karena itu, kehadiran LPMD KAHMI Sulsel dianggap strategis sebagai wadah literasi, penerbitan, dan pengelolaan media yang profesional. “Kalau warga KAHMI tidak serius mengantisipasi fenomena itu, maka kita akan tertinggal lagi. Saya kira itulah alasan mengapa LPMD ini sangat penting dan strategis,” tegasnya. Sementara itu Direktur LPMD MW KAHMI Sulsel, Asri Tadda menjelaskan bahwa LPMD diinisasi sejak Mei 2024. Dimana ada keinginan besar di KAHMI bisa menelurkan minimal satu karya tulis yang menjadi legasi bagi semangat intelektualisme yang selama ini diusung. “Cuma memang tidak mudah untuk membangun budaya seperti ini. Agak berat tantangannya,” sentil Asri. Menurutnya, LPMD MW KAHMI Sulsel sangat prospektif jika dikelola secara profesional. Apalagi dengan aktivitas dan jejak yang dimiliki pengurus KAHMI. BACA: SilatReg KAHMI se-Sulawesi Jadi Ajang Konsolidasi Besar Alumni HMI di Timur Indonesia“Lembaga penerbitan secara bisnis sebenarnya punya peluang yang sangat besar kalau dikelola profesional. Kami membayangkan lima atau 10 tahun kedepan, kalau aktivitas LPMD berjalan dengan baik, maka yang akan mengisi jajaran LPMD sudah harus diseleksi. Karena prospeknya cukup besar,” sambung Asri. Lebih jauh, Asri Tadda menegaskan bahwa LPMD ini lahir untuk menjawab kebutuhan KAHMI dalam mengarungi era digital. Bukan hanya di Sulsel, tapi bagaimana melunarkan semangat literasi hingga ke tingkat nasional. “Ini juga menjadi kado Milad ke-59 KAHMI. Kita menghadiahkan KAHMI sebuah lembaga yang bisa mengambil peran cukup besar dalam bangsa ini. Mohon doakan kami,” katanya. Asri juga menekankan pentingnya pengelolaan domain dan website resmi KAHMI. “Domain kahmi.org diharapkan jadi pusat integrasi seluruh website KAHMI. Semua pengelolaan harus satu pintu agar berkesinambungan. Era digital menuntut kita punya aset digital yang kuat,” tegasnya. Selain meluncurkan LPMD, Asri memperkenalkan buku Mozaik Insan Cita. Buku antologi ini memuat gagasan 44 warga KAHMI Sulsel dengan delapan klaster topik dan lebih dari 340 halaman. BACA: KAHMI Sulsel Undang Kader Berkontribusi dalam Buku Antologi Menakar Prospek Sulawesi Selatan dan Indonesia“Buku ini lengkap sebagai antologi gagasan, dan yang istimewa, sepenuhnya ditulis oleh warga KAHMI Sulsel,” ujar Asri. Struktur Pengurus LPMD MW KAHMI Sulsel Penanggung Jawab: Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan Direktur: Asri Tadda Wakil Direktur Bidang Penerbitan: Anis Kurniawan Wakil Direktur Bidang Media: Mahatir Mahbub Divisi Legal: M. Zakir Divisi Pengelolaan Website: Moh. Abudhar Hudyatul Islam Divisi Penerbitan: Muh. Ilham Dhani Asriawan Divisi Kreatif dan Media Sosial: Muhammad Basir Sultani Divisi Marketing dan Finansial: Andi Ikram Rifki. (*) Jangan Lewatkan:MD KAHMI Wajo Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi dan Konsolidasi OrganisasiKAHMI se-Sulawesi Desak Reformasi Polri yang Bermoral dan TransparanWakili Generasinya, Prof. Dali Amiruddin Wakafkan Tanah untuk Pengembangan Aset HMI di MakassarKAHMI se-Sulawesi Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pemilu