HIPKA Talk di Al-Markaz, Akademisi Bahas Tantangan Ekonomi di Tengah Geopolitik Global Tim Redaksi, 14 Maret 2026 MAKASSAR — Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan “HIPKA Talk & Buka Puasa Bersama” di Aula Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Prospek Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global” tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi untuk membahas berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Forum ini menjadi ruang diskusi intelektual yang mempertemukan kalangan akademisi, pengusaha, dan masyarakat untuk saling bertukar gagasan mengenai dampak perubahan konstelasi politik dan ekonomi dunia terhadap perekonomian nasional. BACA: Presidium KAHMI Sulsel Gelar Rapat, Tetapkan Ni'matullah sebagai Koordinator yang BaruKetua BPW HIPKA Sulawesi Selatan, Arman Arfah, SE., MM, mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat ruang dialektika intelektual umat sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadan. Menurutnya, diskusi seperti ini penting untuk memperkaya perspektif dalam membaca berbagai tantangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi pembangunan nasional maupun daerah. Adapun narasumber yang hadir dalam forum tersebut antara lain Prof. Dwia Ariestina Pulubuhu, Prof. Hamid Paddu, serta perwakilan dari Bank Tabungan Negara (BTN) Sulampapua yang memberikan pandangan terkait prospek ekonomi nasional di tengah situasi geopolitik dunia yang terus berubah. BACA: Inilah 6 Kandidat Jelang Pemilihan Presidium FORHATI SulselDiskusi dipandu oleh Pahir Halim sebagai moderator dan diawali dengan sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Moh. Roem, selaku Ketua Dewan Pengawas Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami. Selama diskusi berlangsung, para narasumber memaparkan berbagai analisis mengenai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia, mulai dari dampak konflik geopolitik global, perubahan rantai pasok dunia, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha nasional. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WITA tersebut diikuti oleh kalangan pengusaha, akademisi, serta masyarakat umum. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat silaturahmi di antara para peserta. (*) BACA: KAHMI Sulsel Tegaskan Harus Ada Mandatory Spending di Bidang Lingkungan HidupJangan Lewatkan:Alhamdulillah! Tiga Lagi Warga KAHMI Sulsel Bakal Dikukuhkan Jadi Guru BesarKAHMI Kutuk Kekerasan Aparat, Desak Investigasi Kasus Kematian Affan KurniawanPemkot Makassar Dukung Penuh Silatreg KAHMI se-Sulawesi, Dua Menteri Dijadwalkan HadirDiskusi Publik KAHMI Palopo Dorong Strategi Data dan Lobi Politik untuk Pemekaran Luwu Raya