Website dan Media Sosial Majelis Nasional KAHMI Tidak Aktif, Dipertanyakan Alumni Tim Redaksi, 23 Maret 202523 Maret 2025 JAKARTA – Website resmi Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) di alamat www.kahminasional.com tidak dapat diakses. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan hari ini, halaman yang muncul menunjukkan bahwa domain tersebut telah expired. Tidak hanya website, akun Instagram resmi MN KAHMI di @kahminasional juga tampak tidak aktif. Terakhir kali akun tersebut memperbarui unggahannya adalah pada 9 Agustus 2024. Kondisi ini memunculkan keprihatinan dari berbagai kalangan, terutama alumni HMI yang menilai bahwa KAHMI sebagai organisasi besar seharusnya memiliki eksistensi digital yang kuat dan profesional. BACA: KAHMI Sulsel Gelar Dialog Publik, Walikota Makassar Terpilih Munafri Arifuddin Komitmen Rangkul Aspirasi Warga“Miris saja. Sekelas MN KAHMI dengan sumber daya yang memadai, tidak bisa memperhatikan hal fundamental seperti ini. Padahal saat ini eranya digital kan,” ujar salah seorang alumni HMI yang enggan disebutkan namanya, Minggu (23/3/2025). Sebelumnya, pada 12 Februari 2025 lalu, Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) KAHMI Sulawesi Selatan telah mengirimkan surat resmi kepada Presidium MN KAHMI. Dalam surat tersebut, LPMD KAHMI Sulsel menawarkan penggunaan domain premium kahmi.org sebagai situs resmi MN KAHMI guna menggantikan domain yang tidak aktif. Surat digital tersebut dikirimkan melalui Sekretaris Jenderal MN KAHMI dan ditembuskan kepada Koordinator Presidium MN KAHMI. Namun, hingga kini belum ada respons dari pihak presidium terkait tawaran tersebut. BACA: KAHMI Sulsel: Sistem Pileg Harus Didesain Ulang Jika Pilkada Lewat DPRDMinimnya kehadiran digital MN KAHMI dinilai dapat menghambat komunikasi organisasi dengan para anggotanya, serta mengurangi transparansi dan akses informasi bagi publik. Alumni HMI berharap agar pengurus MN KAHMI segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini dan memastikan bahwa platform digital organisasi dapat berjalan optimal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari MN KAHMI terkait ketidakaktifan website dan akun media sosial mereka. (*) BACA: Hasbullah: Buku Mozaik Insan Cita Jadi Sumbangsih Penting bagi BangsaJangan Lewatkan:Milad KAHMI ke-59 di Maros, Wakil Bupati Potong Tumpeng dan Ajak Alumni Dukung Pembangunan DaerahKAHMI se-Sulawesi Usul Reposisi Otonomi Daerah ke Level ProvinsiSabtu 27 September, KAHMI Sulsel Bakal Kukuhkan LPMD dan Launching Buku Mozaik Insan CitaPemkot Makassar Dukung Penuh Silatreg KAHMI se-Sulawesi, Dua Menteri Dijadwalkan Hadir Berita Kahmisiana