Skip to content
KAHMI Sulsel
MW KAHMI Sulsel

  • Home
  • Tentang
    • Tentang Website
  • Sejarah KAHMI
  • AD/ART KAHMI
  • Struktur Pengurus
  • Opini
  • Hubungi Kami
KAHMI Sulsel
MW KAHMI Sulsel

 

Kisruh SPMB Sulsel: Gagal Membangun Sistem, Gagal Mencetak SDM Unggul?

Tim Redaksi Tim Redaksi, 12 Juni 202512 Juni 2025

Makassar, KAHMISULSEL.OR.ID — Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan di Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan.

Alih-alih menjadi ajang seleksi yang objektif dan transparan untuk menjaring siswa terbaik, pelaksanaannya justru menuai kritik tajam dari orang tua dan calon siswa.

Melalui media sosial, berbagai keluhan membanjiri lini masa. Intinya, banyak pihak merasa kecewa dan dirugikan akibat berbagai masalah teknis dan non-teknis dalam pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) sebagai bagian dari proses seleksi.

Setidaknya ada sejumlah persoalan krusial yang mencuat ke permukaan, berdasarkan laporan langsung dari peserta dan orang tua:

Minim Sosialisasi Teknis
Tidak ada informasi yang jelas terkait pelaksanaan TPA, termasuk perangkat yang boleh atau tidak boleh digunakan. Akibatnya, sejumlah siswa panik dan tidak siap saat ujian berlangsung.

Soal Tidak Valid
Beberapa soal disebut tidak memiliki jawaban yang benar atau membingungkan. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan peserta.

BACA:  Ni'matullah Soroti Melemahnya Otonomi Daerah, Dorong Pemerintah Evaluasi Sentralisasi Kewenangan

Masalah Jaringan
Gangguan internet menyebabkan sebagian soal tidak bisa diakses, menghambat peserta dalam menyelesaikan ujian.

Kebocoran Soal
Soal-soal TPA dilaporkan bisa di-screenshot dan dibagikan, membuka celah kecurangan pada hari ujian berikutnya.

Gambar Tidak Terbaca
Soal spasial dan gambar pada pilihan jawaban tidak tampil sempurna, menyulitkan peserta memahami maksud soal.

Pengawasan Lemah
Peserta dapat membuka aplikasi lain seperti WhatsApp atau bahkan ChatGPT saat ujian berlangsung karena tidak ada pengawasan yang memadai.

Fasilitas Minim
Ujian tidak difasilitasi perangkat komputer dan jaringan yang layak. Peserta terpaksa menggunakan HP pribadi, yang tidak semua setara.

Penundaan Pelaksanaan
Ujian hari pertama sempat tertunda karena ketidaksiapan panitia, dan akhirnya dijadwalkan ulang di hari terakhir, menambah beban psikologis peserta.

BACA:  Terpilih Aklamasi, Rahmat Sjamsu Alam: Mari Kita Bangun KAHMI Parepare Bersama-sama!

Akibat dari rangkaian persoalan ini, tercatat ada 300 calon siswa yang mendapat nilai nol. Situasi ini tentu memunculkan pertanyaan besar terkait kredibilitas dan akuntabilitas pelaksana SPMB Sulsel.

“Kalau kondisi seperti ini dibiarkan, bagaimana mungkin kita bisa membangun sistem merit yang sehat? Kita malah mencederai semangat untuk mencetak SDM unggul yang berkualitas,” ujar Syahid Arsjad, pemerhati pendidikan yang juga pengurus Wilayah KAHMI Sulsel, Kamis (12/6).

Menurutnya, Dinas Pendidikan Sulsel harus bertanggung jawab dan jujur mengakui adanya kekacauan dalam proses TPA. Ujian yang tidak terselenggara secara profesional dan adil tidak layak dijadikan acuan dalam menentukan kelulusan siswa.

“Alih-alih menjadi instrumen seleksi yang objektif, pelaksanaan SPMB tahun ini justru menimbulkan banyak persoalan yang bisa mencoreng semangat transparansi dan kualitas pendidikan,” tambah Syahid.

Pendidikan, lanjutnya, bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi fondasi utama peradaban.

BACA:  Jelang Milad KAHMI ke-59, MD KAHMI Gowa Jalin Sinergi dengan PN Sungguminasa

“Pendidikan tidak bisa dikelola dengan main-main. Ini soal masa depan generasi kita,” tegasnya, mengutip Nelson Mandela: “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.”

Jika pemerintah daerah dan pihak terkait tidak segera melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan mendasar, maka mimpi menghadirkan sekolah unggulan yang benar-benar mencetak generasi unggul bisa menjadi ilusi belaka. (*)

Jangan Lewatkan:

KAHMI Kutuk Kekerasan Aparat, Desak Investigasi Kasus Kematian Affan Kurniawan

KAHMI Sulsel Luncurkan Tim SARC, Perkuat Aksi Sosial dan Kemanusiaan

Bupati Gowa Bahagia Dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan KAHMI

Dr. Apt. Abd. Malik Terpilih Aklamasi Pimpin MR KAHMI UMI Periode 2026–2031

INFORMASI TERBARU

  • Nasional

    MN KAHMI Minta Presiden Hentikan Rivalitas Antar Penegak Hukum, Tegaskan Korupsi Musuh Bersama Bangsa

  • Fadriati AS, Koordinator Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan
    Persona

    Mengenal Fadriaty, Srikandi yang Kini Nakhodai KAHMI Sulawesi Selatan

  • LKK Nasional KOHATI (2)
    Forhati

    Hadriana Hanafie Ajak KOHATI Rekonstruksi Paradigma Kepemimpinan di Era Digital

  • Pelantikan Kabinet Unhas
    Berita

    Lima Kader KAHMI Makassar Isi Jabatan Strategis di Unhas Periode 2026–2030

  • Muliaty Mastura Yusuf, Wakil Sekretaris Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sulawesi Selatan dan Wakil Sekretaris KAHMI Sulawesi Selatan
    Opini

    Perempuan: Penentu Demokrasi yang Belum Menentukan

ARTIKEL POPULER

  • Rumaisha Hasan
    BeritaForhati

    Breaking News: dr Rumaisha Hasan Pimpin Presidium FORHATI Sulsel Periode 2022-2027

  • Artikel

    KAHMI Sulsel dan Makassar Kolaborasi, Bakal Peringati Bersama Puncak Milad KAHMI ke-58

  • Dengki
    Opini

    Dengki, Penyakit Hati yang Menghancurkan Kebaikan dan Keharmonisan

  • Calon Presidium Forhati Sulsel 2022-2027
    BeritaForhati

    Inilah 6 Kandidat Jelang Pemilihan Presidium FORHATI Sulsel

  • Majelis Daerah KAHMI: Struktur, Peran, dan Mekanisme Kerja
    Artikel

    Majelis Daerah KAHMI: Struktur, Peran, dan Mekanisme Kerja

RSS KABAR FORHATI SULSEL

  • Hadriana Hanafie Dorong KOHATI Rekonstruksi Paradigma Kaderisasi di Era Digital
  • Mantapkan Agenda awal tahun 2026, FORHATI Sulsel Gelar Rapat Presidium
  • FORHATI Sulsel Matangkan Program Desa Piloting di Timbuseng Gowa
  • FORHATI Sulsel Gelar Rapat Presidium, Bahas Sosialisasi Pedoman Dasar Baru dan Pemantapan Program Kerja
  • Suryanarni Sultan Ditetapkan Sebagai Koordinator MW FORHATI Sulsel Tahun Ketiga Periode 2022–2027

RSS OPINI TERBARU

  • Perempuan: Penentu Demokrasi yang Belum Menentukan
  • Sulaiman dan Surat Saktinya kepada Ratu Balqis
  • Hujan di November Akhirnya Datang Juga
  • Opini Ni’matullah: Menggagas Otonomi Provinsi
  • HMI, Islam, dan Ke-Indonesia-an

KAHMISULSEL.OR.ID

Website ini dikelola oleh Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) MW KAHMI SULSEL
Kantor Redaksi: Jln. Toddopuli VII/26, Borong, Kec. Manggala Kota Makassar – Sulawesi Selatan
E-mail : redaksikahmisulsel@gmail.com
Telp/WA: 0811-4455-212 (Abudhar)

DISCLAIMER
Diperbolehkan mengutip sebagian atau keseluruhan isi pemberitaan di website ini dengan menyertakan kredit ke LPMD MW KAHMI Sulsel.
©2026 MW KAHMI Sulsel