Ni’matullah di Bukber KAHMI Sulsel: Silaturahmi Menjadi Sarana Klarifikasi dan Penguatan Solidaritas Tim Redaksi, 15 Maret 202515 Maret 2025 MAKASSAR – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan kembali menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama sebagai agenda tahunan. Acara yang berlangsung di Swiss-Belhotel, Jalan Adiyaksa, Makassar, Jumat (14/3/2025), ini menghadirkan suasana berbeda dengan konsep duduk lesehan di atas kain putih yang melingkar. Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Ni’matullah SE, Ak, menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi juga sarana untuk mengonfirmasi kondisi satu sama lain serta menangkal berita hoaks yang semakin marak. “Silaturahmi seperti ini penting untuk mengetahui keadaan masing-masing, apakah dalam kondisi sehat atau sakit. Selain itu, ini juga menjadi ajang untuk mengklarifikasi berbagai isu dan informasi yang beredar, sehingga kita tidak mudah termakan oleh cerita yang tidak jelas,” ujar Ni’matullah. BACA: SilatReg KAHMI se-Sulawesi Jadi Ajang Konsolidasi Besar Alumni HMI di Timur IndonesiaSebagai Ketua Partai Demokrasi Sulawesi Selatan, Ni’matullah juga menyoroti pentingnya menjaga komunikasi yang sehat dalam kehidupan sosial dan politik. Menurutnya, silaturahmi dapat meredam ketegangan serta memperkuat sinergi antarelemen masyarakat. Dalam acara tersebut, Presidium MW KAHMI Sulsel Prof. Mustari Mustafa juga memberikan refleksi mendalam tentang hikmah Ramadan. Ia menekankan bahwa puasa bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga ajang untuk mengasah solidaritas sosial. BACA: Breaking News: dr Rumaisha Hasan Pimpin Presidium FORHATI Sulsel Periode 2022-2027“Puasa mengajarkan kita untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Ini adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, baik dalam bentuk zakat, infak, maupun wakaf,” ujarnya. Ia mencontohkan seorang alumni HMI yang telah mewakafkan tanahnya di Talasalapang. Jika dimanfaatkan secara produktif, tanah tersebut bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, Prof. Mustari juga menyoroti pentingnya pola hidup sederhana sebagai bagian dari ajaran Islam, yang sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. Dengan silaturahmi dan refleksi Ramadan ini, MW KAHMI Sulsel berharap dapat terus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks. (*) BACA: KAHMI Pangkep Gelar Ngopi Pendidikan, Soroti Tantangan Bonus Demografi dan Komersialisasi KampusJangan Lewatkan:FORHATI Sulsel Desak Penegakan Hukum Transparan Pasca Aksi Unjuk RasaKAHMI Kukuhkan Sitti Husniah Talenrang sebagai Anggota KehormatanDeklarasikan “Sulawesi Menggugat”, KAHMI Desak Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang BuluSiap-siap! Silatreg KAHMI se-Sulawesi Digelar 11–12 Oktober di Hotel Claro Makassar