Diresmikan, Sekretariat Baru KAHMI Sulsel Disiapkan Jadi Rumah Gagasan dan Konsolidasi Tim Redaksi, 15 September 202615 September 2026 MAKASSAR — Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Selatan mulai menyiapkan ruang baru bagi penguatan organisasi dan produksi gagasan. Sekretariat baru di Jalan Bougenville, Kecamatan Panakkukang, Makassar, resmi digunakan pada Senin (14/9/2026), bertepatan dengan momentum Milad KAHMI ke-60. Peresmian yang berlangsung sederhana itu dipimpin langsung Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Ir. Fadriaty AS, ST, MM, didampingi Presidium MW KAHMI Sulsel, di antaranya Prof. Dr. Mustari dan Bahtiar Manadjeng. Presidium lainnya, Ni’matullah, hadir setelah rangkaian seremonial selesai. Bagi KAHMI Sulsel, sekretariat tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ruang administratif organisasi. Tempat itu akan diarahkan menjadi ruang perjumpaan, konsolidasi pengurus, sekaligus forum untuk mendiskusikan berbagai persoalan aktual yang menyangkut kepentingan masyarakat, umat, dan bangsa. “Alhamdulillah, meski sederhana dan sifatnya masih sementara, sekretariat kita resmikan dalam nuansa Milad KAHMI ke-60. Semoga bisa menjadi ruang bagi kita agar bisa lebih aktif lagi berkontribusi bagi KAHMI Sulsel,” ujar Fadriaty yang akrab disapa Enceng. Menghidupkan Kembali Ruang Diskursus Fadriaty mengatakan, keberadaan sekretariat baru diharapkan dapat menjadi pemantik bagi jajaran pengurus untuk lebih maksimal menjalankan agenda organisasi, termasuk menuntaskan berbagai pekerjaan rumah kepengurusan. BACA: Ratusan Warga KAHMI Makassar Gelar Buka Puasa Bersama di Hotel ClaroSalah satu agenda yang akan dikembangkan adalah diskusi bulanan dengan mengangkat isu-isu aktual. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para alumni HMI untuk bertukar pandangan sekaligus melahirkan gagasan yang dapat memberi kontribusi terhadap kehidupan sosial dan kebangsaan. “Insya Allah kita bisa gelar diskusi bulanan di sini, dengan topik-topik aktual sehingga KAHMI bisa terus menjadi arena diskursus dan produksi gagasan kebangsaan dan keummatan,” tuturnya. Gagasan tersebut sekaligus menempatkan sekretariat sebagai bagian dari upaya memperkuat kembali tradisi intelektual yang selama ini menjadi salah satu karakter penting dalam ekosistem HMI dan KAHMI. Dengan latar belakang alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi dan pengabdian, KAHMI memiliki sumber daya intelektual yang dapat dihimpun untuk membaca persoalan daerah, merumuskan gagasan, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan Sulawesi Selatan. Dari Sekretariat Menuju Graha Hijau Hitam Peresmian sekretariat baru juga menjadi salah satu rangkaian momentum Milad KAHMI ke-60 di Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Fadriaty mengungkapkan bahwa MW KAHMI Sulsel tengah mempersiapkan agenda launching Graha Hijau Hitam, yang direncanakan berlokasi di kawasan Talasalapang, Makassar. BACA: Sabtu 27 September, KAHMI Sulsel Bakal Kukuhkan LPMD dan Launching Buku Mozaik Insan CitaMenurutnya, launching Graha Hijau Hitam akan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan Milad KAHMI ke-60 tahun ini. “Launching Graha Hijau Hitam nanti menjadi bagian utama dari perayaan Milad KAHMI ke-60 tahun ini. Karena itu mohon semua pengurus dan warga KAHMI Sulsel agar bisa berpartisipasi semaksimal mungkin,” ucapnya. Jika sekretariat baru menjadi ruang konsolidasi awal, kehadiran Graha Hijau Hitam diharapkan dapat memperluas ruang aktivitas KAHMI Sulsel ke depan, termasuk untuk kegiatan organisasi, diskusi, silaturahmi, dan berbagai agenda pengabdian. Doa untuk Pengabdian KAHMI Rangkaian peresmian sekretariat ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Prof. Dr. Mustari, yang juga Guru Besar Ilmu Filsafat UIN Alauddin Makassar. Sebelum memimpin doa, Mustari mengajak seluruh pengurus yang hadir untuk menjadikan aktivitas di KAHMI sebagai bagian dari ikhtiar pengabdian yang memberi manfaat lebih luas. “Mari kita doakan semoga ikhtiar kita di KAHMI terus diberikan hidayah dan taufik oleh Allah SWT sehingga keberadaan kita di organisasi ini benar-benar dapat memberikan dampak bagi masyarakat, umat dan bangsa ini,” ujarnya. BACA: KAHMI Pangkep Gelar Ngopi Pendidikan, Soroti Tantangan Bonus Demografi dan Komersialisasi Kampus Nuansa kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan. Satu paket nasi tumpeng dan aneka kue tradisional turut mewarnai peresmian sekretariat yang berada di lantai dua Warkop Enreco, di samping Mal Panakkukang, Makassar. Sejumlah pengurus MW KAHMI Sulsel hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah seremoni, acara berlanjut dengan diskusi dan perbincangan santai antarpengurus hingga sore hari. Momentum sederhana itu sekaligus menandai sebuah langkah kecil dalam perjalanan KAHMI Sulsel, yakni menghadirkan ruang fisik yang diharapkan dapat menjadi rumah bagi gagasan, tempat bertemunya para alumni, dan titik konsolidasi untuk memperkuat kontribusi KAHMI bagi masyarakat, umat, dan bangsa. (*) Jangan Lewatkan:Inilah 6 Kandidat Jelang Pemilihan Presidium FORHATI SulselResmi Dibuka Bupati Kaswadi, KAHMI Soppeng Gelar Musda KeduaKutip Montesquieu, Buhari Fakkah: “Semakin Korup, Semakin Banyak Undang-Undang”Fadriaty Temui Pengurus KAHMI dan HMI Sinjai, Perkuat Konsolidasi Alumni