Majelis Rayon KAHMI UIN Alauddin Makassar Periode 2025–2030 Resmi Dilantik Tim Redaksi, 10 Agustus 202511 Agustus 2025 Makassar, KAHMISULSEL.OR.ID – Majelis Rayon Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MR KAHMI) UIN Alauddin Makassar (UINAM) periode 2025–2030 resmi dilantik pada Minggu (10/8/2025). Prosesi pelantikan berlangsung di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Kota Makassar, dan dipimpin langsung oleh Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Selatan, Ni’matullah. Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa kepengurusan baru yang dipimpin oleh Prof. Dr. Sabri Samin, M.Ag., akademisi senior sekaligus mantan Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Ni’matullah berharap kepengurusan baru ini mampu memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk almamater dan struktur KAHMI di tingkat daerah maupun wilayah. Keberadaan MR di kampus, kata Ni’matullah, memiliki peran strategis dalam pembinaan kader dan pemberdayaan alumni. BACA: KAHMI Soppeng Desak Pemerintah Evaluasi Visa Konsultan Asing Penerjemah Kitab TauratSementara itu Ketua MR KAHMI UINAM demisioner Dr. H. Arifuddin Siraj ikut memanfaatkan panggung sebagai pidato terakhir masa tugasnya. Tetapi, Ni’matullah mengatakan, meski masa tugas telah usai, namun pengabdian itu abadi sepanjang masa. Prof. H. Sabri Samin juga ikut memberikan sambutan sebagai ketua terpilih. Pada sambutan itu, mantan Direktur Program Pascasarjana UINAM ini menceritakan liku-liku mulai bergabung di HMI hingga posisinya yang saat ini dinilai sebagai bukan prestise. Pada kesempatan manis itu pula, dia menyampaikan bahwa dirinya yang menakhodai rayon UIN lima tahun ke depan, berkat Prof. Rasyid Masri. Dia diundang ke R.M Reso tepi Danau Mawang dimana ownernya adalah Prof Rasyid. “Saya bilang ke Prof Rasyid, saya rindu dengan masakan Reso. Lalu kerinduan saya direspon cepat Prof Rasyid dengan mengundang saya ke Mawang.” BACA: Lantik MW KAHMI Sulsel, Ahmad Doli: Jaga Pengkaderan!“Tau-taunya, sampai di sana, ada banyak orang. Eh, ternyata pale ada rapat formatur,” ungkap Prof Sabri. Dalam suasana bulan suci Ramadhan ketika itu, di situlah Prof Sabri didaulat, ‘dikandang paksa’ untuk menerima permintaan sang pemilik rumah makan, yang sejatinya dia yang memikul amanah ini sebagai ketua formatur terpilih. Arifuddin Siraj diminta ‘oppo’, tidak bersedia juga, termasuk anggota formatur terpilih dari tokoh muda, tidak ada yang bersedia. “Lama saya merenung dan berpikir, akhirnya saya harus takluk, dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, saya terima amanah ini. Dengan catatan, jangan biarkan saya jalan sendiri, mohon kita saling kerjasama yang baik,” kenang Sabri. BACA: Sulawesi Menggugat: Seruan Moral dan Intelektual KAHMI untuk Perbaikan BangsaAcara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MW KAHMI Sulsel, serta civitas akademika UIN Alauddin Makassar dan para pengurus MR KAHMI UINAM. (*) Jangan Lewatkan:SilatReg KAHMI se-Sulawesi Siap Digelar di Makassar Oktober 2025, Begini Persiapan PanitiaKAHMI Sulsel Tegaskan Harus Ada Mandatory Spending di Bidang Lingkungan HidupGubernur Harap Sinergitas KAHMI Bangun Sulsel Lebih BaikKutip Montesquieu, Buhari Fakkah: “Semakin Korup, Semakin Banyak Undang-Undang”