KAHMI Pangkep Gelar Ngopi Pendidikan, Soroti Tantangan Bonus Demografi dan Komersialisasi Kampus Tim Redaksi, 7 Februari 20253 Oktober 2025 Pangkep, KAHMISULSEL.OR.ID – Warkop Teras Kadin di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene, menjadi ruang diskusi serius tentang masa depan pendidikan di Kabupaten Pangkep. Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Pangkep menggelar Ngobrol Pendidikan (Ngopi) bertema “Arah dan Tantangan Pendidikan dalam Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pangkep”, Jumat (7/2/2025). Tiga tokoh dihadirkan sebagai narasumber, yakni Ketua Dewan Guru Besar STIE Amkop Makassar, Prof Dr H Ansar, Ketua Komisi II DPRD Pangkep, H Lutfi Hanafi, serta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pangkep, Dr Sabrun Jamil. BACA: MD KAHMI Pangkep Gelar Coffee Night Bahas Demokrasi DesaPresidium MD KAHMI Pangkep yang juga Direktur Utama PT Semen Tonasa, Asruddin, tampil memberi sambutan pembuka. Ia menekankan bahwa pendidikan Pangkep membutuhkan terobosan baru di tengah perubahan kebijakan dalam satu dekade terakhir. “Dua tantangan besar dunia pendidikan saat ini adalah bonus demografi dan kesiapan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Ia juga mengkritisi kecenderungan kampus yang lebih menekankan kuantitas penerimaan mahasiswa ketimbang kualitas pembelajaran. BACA: Ngopi KAHMI Pangkep Angkat Isu Pendidikan dan Tantangan Meningkatkan IPMProf Ansar dalam paparannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai faktor utama pembangunan daerah. “Sayangnya, di banyak daerah, yang dikejar adalah ijazah, bukan ilmunya,” ungkapnya. Pandangan senada juga datang dari H Lutfi Hanafi dan Dr Sabrun Jamil yang menyoroti kebijakan pendidikan daerah serta tantangan meningkatkan IPM di Pangkep. Diskusi ini semakin hidup saat sesi interaktif dibuka. Akademisi, praktisi pendidikan, hingga mahasiswa ikut memberi masukan, menjadikan forum ini bukan sekadar ajang teori, tetapi ruang bertukar gagasan untuk mencari solusi konkret menghadapi persoalan pendidikan di Pangkep. (*) BACA: KAHMI se-Sulawesi Usul Reposisi Otonomi Daerah ke Level ProvinsiJangan Lewatkan:KAHMI Sulsel Luncurkan Tim SARC, Perkuat Aksi Sosial dan KemanusiaanBreaking News: dr Rumaisha Hasan Pimpin Presidium FORHATI Sulsel Periode 2022-2027Bupati Gowa Bahagia Dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan KAHMIFORHATI Sulsel Desak Penegakan Hukum Transparan Pasca Aksi Unjuk Rasa