Skip to content
KAHMI Sulsel
MW KAHMI Sulsel

  • Home
  • Tentang
    • Tentang Website
  • Sejarah KAHMI
  • AD/ART KAHMI
  • Struktur Pengurus
  • Opini
  • Hubungi Kami
KAHMI Sulsel
MW KAHMI Sulsel

 

Lantik MW KAHMI Sulsel, Ahmad Doli: Jaga Pengkaderan!

Tim Redaksi Tim Redaksi, 8 June 20228 June 2022

Makassar – Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ahmad Doli Kurnia Tandjung menitipkan pesan penting kepada pengurus Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulsel Periode 2022-2027.

Pertama, sebut Ahmad Doli, adalah bagaimana pengurus menjalankan fungsi dan tugas utama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

“Kita harus sadar betul bahwa KAHMI ini ada karena HMI. Tidak mungkin ada KAHMI kalau tidak ada HMI. Oleh karena itu, kewajiban kita adalah bagaimana menjaga eksistensi HMI,” ujar Bang Doli dalam sambutannya.

Ahmad Doli mengilustrasikan HMI seperti sumber mata air yang harus dijaga agar tetap jernih. “Seperti yang saya katakan tadi, KAHMI itu ada karena ada air. Jadi kalau sumber mata airnya kering tentu tidak lagi berproduksi, maka tinggal tunggu waktu pasti KAHMI akan mati,” tegasnya.

BACA JUGA:  KAHMI Sulsel Gelar Diskusi Publik Bahas Krisis Air Bersih di Makassar

Oleh karena itu, Ahmad Doli menitip pesan tugas utama KAHMI adalah merawat sumber mata airnya, yakni HMI. Pesan kedua Doli, KAHMI juga harus bisa menggaransi, menjamin, dan memastikan sumber mata air ini tetap jernih atau tidak kotor. Terlebih lagi tidak terkontaminasi.

“Biarkanlah proses pengkaderan adik-adik kita berjalan original yang memang ada sejak dulu. Jangan kita kotori, karena kalau dari awal ngajarin adik-adik kita ini mengolah-olah, maka nanti tinggal nunggu waktu saja akhirnya juga dari KAHMI akan malah mengolahnya lebih canggih lagi,” papar Ahmad Doli.

Lebih jauh, Ahmad Doli menyatakan jika di hulunya sudah terkontaminasi racun, maka pasti ujungnya di hilirnya tidak berkulitas. “Jadi selain secara kuantitas kita harus juga menjaga kualitas pengkaderan adik-adik kita,” jelasnya.

BACA JUGA:  Forhati Makassar Dilantik, Puluhan Guru Besar Warnai Kepengurusan

Ahmad Doli mengatakan sekarang KAHMI juga sudah bisa disebut sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas). Tentu sebagai organisasi kemasyarakatan juga punya tanggung jawab yang besar untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar.

“Sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan, kita punya tanggung jawab untuk ikut terlibat di dalam memajukan segala aspek kehidupan berbangsa bernegara. Dalam konteks keumatan tentu harus mampu membangun peradaban,” jelasnya.

Berbicara tentang membangun peradaban, sambung Doli, bagaimana Indonesia menjadi bagian dari peradaban tersebut. “Saya kira negara kita punya modal yang cukup besar karena menjadi masyarakat muslim terbesar di dunia.
Bahkan kalau kita bicara dalam konteks politik, Indonesia ini menjadi negara demokrasi Islam terbesar di dunia,” katanya.

BACA JUGA:  Ahmad Doli: KAHMI Sulsel Mitra Strategis Pemerintah

“Tentu kita meyakini membangun peradaban itu basis nilainya sesuai dengan keyakinan kita adalah Islam. Seperti yang juga kita sudah pelajari lama di HMI. Nah itu adalah model yang cukup besar,” sambung Doli. [via]

Jangan Lewatkan:

Brutalitas Aparat terhadap demonstran

KAHMI Kutuk Kekerasan Aparat, Desak Investigasi Kasus Kematian Affan Kurniawan

Hidayah Muhallim Sekum KAHMI Sulsel

Hidayah Muhallim: Krisis Air Bersih Harus Dijawab dengan Strategi Kolektif

KAHMI Pangkep Gelar KAHMI Coffee Night Dialog Rawat Demokrasi Dari Desa

MD KAHMI Pangkep Gelar Coffee Night Bahas Demokrasi Desa

Baharuddin Hafid di LK-2 HMI Cabang Pangkep

Baharuddin Hafid di LK II HMI Pangkep: NDP Adalah Pisau Analisis Kader HMI

Logo Milad KAHMI ke-60

INFORMASI TERBARU

  • Koordinator Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan, Ir. Fadriaty AS, S.T., M.M.Sukses Gelar Kick Off Graha Hijau Hitam, Fadriaty: Terima Kasih untuk Semuanya
  • Kick Off Graha Hijau HitamMilad ke-60 KAHMI, Sulsel Mulai Langkah Pembangunan Gedung Graha Hijau Hitam
  • Milad ke-60 KAHMI MakassarMunafri, Aksa Mahmud, dan Tamsil Linrung Hadiri Milad KAHMI ke-60 di Pantai Bosowa
  • Audiensi KAHMI Sulsel - Ketua DPRD SulselAudiensi ke Ketua DPRD Sulsel, KAHMI Sulsel Paparkan Graha Hijau Hitam dan Undang ke Acara Kick Off
  • Muliaty Mastura YusufEnam Dekade KAHMI: Menjawab Problematika Keindonesiaan Menatap 2029
  • Panitia Kick Off Graha Hijau Hitam KAHMI SulselKick Off Graha Hijau Hitam Digelar 24 Oktober, KAHMI Sulsel Hadirkan Sejumlah Tokoh Nasional
  • Milad KAHMI ke-60 MD KAHMI MakassarSabtu 24 Oktober, KAHMI Makassar Rayakan Milad KAHMI ke-60 di Pantai Indah Bosowa
  • Ilustrasi Geng MotorKekerasan Geng Motor Jadi Alarm, KAHMI Maros Soroti Peran Guru dan Orang Tua

RSS feed: KABAR FORHATI SULSEL KABAR FORHATI SULSEL

  • FORHATI Selayar Resmi Dilantik, Hadriana Hanafie Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan
  • Hadriana Hanafie Dorong KOHATI Rekonstruksi Paradigma Kaderisasi di Era Digital
  • Mantapkan Agenda awal tahun 2026, FORHATI Sulsel Gelar Rapat Presidium
  • FORHATI Sulsel Matangkan Program Desa Piloting di Timbuseng Gowa
  • FORHATI Sulsel Gelar Rapat Presidium, Bahas Sosialisasi Pedoman Dasar Baru dan Pemantapan Program Kerja

RSS feed: OPINI TERBARU OPINI TERBARU

  • Enam Dekade KAHMI: Menjawab Problematika Keindonesiaan Menatap 2029
  • OPINI: Partai Politik dan Masa Depan Otonomi Daerah
  • Perempuan: Penentu Demokrasi yang Belum Menentukan
  • Sulaiman dan Surat Saktinya kepada Ratu Balqis
  • Hujan di November Akhirnya Datang Juga

KAHMISULSEL.OR.ID

Website ini dikelola oleh Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) MW KAHMI SULSEL
Kantor Redaksi: Jl. Bougenville No.A38, Masale, Kec. Panakkukang Kota Makassar – Sulawesi Selatan
E-mail : redaksikahmisulsel@gmail.com
Telp/WA: 0811-4455-212 (Abudhar)

DISCLAIMER
Diperbolehkan mengutip sebagian atau keseluruhan isi pemberitaan di website ini dengan menyertakan kredit ke LPMD MW KAHMI Sulsel.
©2026 MW KAHMI Sulsel