Skip to content
KAHMI Sulsel
MW KAHMI Sulsel

  • Home
  • Tentang
    • Tentang Website
  • Sejarah KAHMI
  • AD/ART KAHMI
  • Struktur Pengurus
  • Opini
  • Hubungi Kami
KAHMI Sulsel
MW KAHMI Sulsel

 

Milad ke-59, KAHMI Didorong Jadi Bagian Integral Kultur Keindonesiaan

Tim Redaksi Tim Redaksi, 20 September 2025

KAHMISULSEL.OR.ID — Peringatan Milad ke-59 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menjadi momentum refleksi atas kiprah organisasi ini dalam perjalanan bangsa.

Pertanyaan yang mengemuka adalah apakah KAHMI hanya sebatas subkultur, atau sudah menjadi bagian integral dari kultur keindonesiaan.

Dalam artikel refleksi berjudul “KAHMI, Subkultur Keindonesiaan? Refleksi Milad ke-59”, Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Tengah, Salihudin M. Awal, menegaskan bahwa KAHMI memiliki akar historis yang kuat.

Meski resmi berdiri pada 1966, jejaknya bisa ditarik sejak Jong Islamieten Bond (JIB) pada 1925 dan HMI pada 1947.

“Pertanyaannya, apakah KAHMI dan HMI ini subkultur atau sudah kultur utama bangsa? Jika mengacu teori sosiologi, subkultur biasanya berbeda dengan arus utama. Namun faktanya, HMI dan KAHMI justru ikut membentuk arus utama kultur bangsa,” tulis Salihudin.

BACA:  KAHMI Sulsel Desak Pemerintah Hapus Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Siswa dan Remaja di PP 28/2024

Ia mengutip Robert Hefner dalam buku Civil Islam (2000) yang menyebut Islam Indonesia berhasil menampilkan wajah toleran, plural, dan demokratis. Dalam konteks ini, peran HMI dan KAHMI tidak bisa diabaikan.

Refleksi tersebut juga menyinggung posisi KAHMI sebagai “intelektual organik.” Dengan merujuk pada teori Ranajit Guha dan Antonio Gramsci, penulis menilai banyak alumni KAHMI kini berada di posisi elit birokrasi, politik, dan bisnis. Kondisi ini menjadi tantangan agar mereka tetap dekat dengan suara masyarakat yang kerap terpinggirkan.

BACA:  Audiensi dengan Bupati Chaidir Syam, KAHMI Maros Siap Gelar Perayaan Milad ke-59

Menurutnya, ada tiga tantangan utama yang disebut perlu dijawab KAHMI ke depan, yakni:

Pertama, memperkuat basis intelektual dengan melahirkan gagasan baru yang relevan bagi masyarakat.

Kedua, menghidupkan kembali program pemberdayaan sosial, seperti pendampingan UMKM, literasi digital, dan beasiswa untuk kader muda.

Ketiga, meneguhkan etika politik baru yang menjadikan politik sebagai ruang pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

Salihudin menegaskan, Milad ke-59 bukan hanya ajang perayaan, melainkan titik refleksi untuk meneguhkan peran KAHMI.

“KAHMI tidak cukup menjadi jaringan alumni atau organisasi nostalgia, melainkan bagian dari kultur keindonesiaan yang punya tanggung jawab sejarah,” ujarnya. (*)

BACA:  Buhari Fakkah: Motif Menentukan Karakter Pemilih dalam Politik

Jangan Lewatkan:

KAHMI Kutuk Kekerasan Aparat, Desak Investigasi Kasus Kematian Affan Kurniawan

Sukses Gelar FGD Banjir, Ketua Panitia Asri Tadda: Terima Kasih untuk Semua Partisipan!

KAHMI Sulsel Bakal Gelar Serial FGD, Cari Solusi Komprehensif Atasi Banjir dan Longsor

Solid, MD KAHMI Soppeng Siap Hadir di Silatreg se-Sulawesi 2025

Berita KAHMI Sulawesi TengahMilad KAHMI ke-59Salihudin M. Awal

Navigasi pos

Previous post
Next post

INFORMASI TERBARU

  • Baksos KAHMI Pangkep
    Berita

    Baksos KAHMI Makassar Disambut Antusias Warga Pangkep, Tamsil Dorong Integrasi Program Nasional

  • Baksos KAHMI Makassar 2026
    Berita

    Jumat 29 Mei 2026, KAHMI Makassar Gelar Bakti Sosial Kesehatan di Pangkep

  • KAHMI Parepare Resmi Laporkan Dugaan Provokasi Terkait Video Jusuf Kalla
    Berita

    Soroti Potensi Konflik, KAHMI Parepare Polisikan Penyebar Video JK yang Dipelintir

  • MN KAHMI: Pernyataan Jusuf Kalla Harus Dipahami Secara Utuh, Bukan Parsial
    Nasional

    MN KAHMI: Pernyataan Jusuf Kalla Harus Dipahami Secara Utuh, Bukan Parsial

  • MD KAHMI Pangkep menyambut delegasi MW KAHMI Sulsel
    Berita

    KAHMI Sulsel Konsolidasi ke Pangkep dan Maros, Perkuat Soliditas Organisasi

ARTIKEL POPULER

  • Rumaisha Hasan
    BeritaForhati

    Breaking News: dr Rumaisha Hasan Pimpin Presidium FORHATI Sulsel Periode 2022-2027

  • Artikel

    KAHMI Sulsel dan Makassar Kolaborasi, Bakal Peringati Bersama Puncak Milad KAHMI ke-58

  • Calon Presidium Forhati Sulsel 2022-2027
    BeritaForhati

    Inilah 6 Kandidat Jelang Pemilihan Presidium FORHATI Sulsel

  • Suasana MUSDA MD KAHMI Luwu Timur
    BeritaDaerahKahmisiana

    Terpilih Aklamasi, Ramadhan Pirade Pimpin MD KAHMI Luwu Timur

  • Dengki
    Opini

    Dengki, Penyakit Hati yang Menghancurkan Kebaikan dan Keharmonisan

RSS KABAR FORHATI SULSEL

  • Mantapkan Agenda awal tahun 2026, FORHATI Sulsel Gelar Rapat Presidium
  • FORHATI Sulsel Matangkan Program Desa Piloting di Timbuseng Gowa
  • FORHATI Sulsel Gelar Rapat Presidium, Bahas Sosialisasi Pedoman Dasar Baru dan Pemantapan Program Kerja
  • Suryanarni Sultan Ditetapkan Sebagai Koordinator MW FORHATI Sulsel Tahun Ketiga Periode 2022–2027
  • Eratkan Silaturahmi, Pengurus FORHATI Sulsel Hadiri Buka Puasa KAHMI dan Forhati Makassar

RSS OPINI TERBARU

  • Sulaiman dan Surat Saktinya kepada Ratu Balqis
  • Hujan di November Akhirnya Datang Juga
  • Opini Ni’matullah: Menggagas Otonomi Provinsi
  • HMI, Islam, dan Ke-Indonesia-an
  • Tenggelam di Telaga HMI, Menemukan Diri dalam Pergerakan

KAHMISULSEL.OR.ID

Website ini dikelola oleh Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) MW KAHMI SULSEL
Kantor Redaksi: Jln. Toddopuli VII/26, Borong, Kec. Manggala Kota Makassar – Sulawesi Selatan
E-mail : redaksikahmisulsel@gmail.com
Telp/WA: 0811-4455-212 (Abudhar)

DISCLAIMER
Diperbolehkan mengutip sebagian atau keseluruhan isi pemberitaan di website ini dengan menyertakan kredit ke LPMD MW KAHMI Sulsel.
©2026 MW KAHMI Sulsel | WordPress Theme by SuperbThemes