Peringati Milad ke-60, KAHMI Palopo Gelar Diskusi Publik dan Refleksi Kebangsaan Tim Redaksi, 21 September 202621 September 2026 PALOPO — Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Palopo memperingati Milad ke-60 dengan menggelar Diskusi Publik dan Refleksi Kebangsaan di Warkop Hypatia, Jalan Mungkasa, Kota Palopo, Minggu (21/9/2026) malam. Forum yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus refleksi bagi jajaran pengurus, alumni, kader, dan keluarga besar KAHMI Kota Palopo untuk membicarakan kembali posisi dan kontribusi HMI-KAHMI dalam menghadapi berbagai persoalan kebangsaan. Mengangkat tema “Meneguhkan Keislaman dan Keindonesiaan: Peran HMI dalam Menjawab Tantangan Demokrasi, Keadilan Ekonomi, dan Masa Depan Generasi Muda”, diskusi diarahkan pada sejumlah isu yang dinilai relevan dengan kondisi demokrasi, ketimpangan ekonomi, serta tantangan yang dihadapi generasi muda. BACA JUGA: Pemkot Makassar Dukung Penuh Silatreg KAHMI se-Sulawesi, Dua Menteri Dijadwalkan Hadir Diskusi menghadirkan Koordinator Presidium MD KAHMI Palopo dr. Abdul Syukur Kuddus, Sp.B., FINACS., MARS sebagai keynote speaker. Sementara itu, dua narasumber utama, yakni Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan Prof. Dr. H. Mustari Mustafa, M.Pd. dan Akademisi Afrianto, S.Pd., M.Si., turut membedah berbagai persoalan demokrasi dan ekonomi dari perspektif yang lebih luas. Jalannya diskusi dipandu Dr. Fahrul Rizal Rustam, M.Pd. sebagai moderator. Memperkuat Peran KAHMI Momentum Milad ke-60 KAHMI menjadi kesempatan bagi keluarga besar KAHMI Palopo untuk tidak sekadar mengenang perjalanan organisasi, tetapi juga mengevaluasi relevansi peran alumni HMI di tengah perubahan sosial dan politik yang berlangsung cepat. Dalam forum tersebut, penguatan silaturahmi dipandang sebagai salah satu modal penting untuk menjaga kesinambungan kontribusi KAHMI, baik di tingkat daerah maupun dalam konteks kehidupan kebangsaan. BACA JUGA: Bang Doli Apresiasi Lahirnya LPMD KAHMI Sulsel dan Buku Mozaik Insan Cita“Momentum milad ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali peran strategis KAHMI bagi umat dan bangsa,” ungkap dr Abdul Syukur. Bagi KAHMI Palopo, refleksi kebangsaan juga tidak berhenti pada diskusi. Forum tersebut diarahkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi pemikiran dan mendorong lahirnya aksi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda. Nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang menjadi tema utama diskusi ditempatkan sebagai landasan untuk membaca perubahan zaman sekaligus merumuskan respons terhadap persoalan demokrasi, keadilan ekonomi, dan masa depan generasi muda. BACA JUGA: Siap-siap! Silatreg KAHMI se-Sulawesi Digelar 11–12 Oktober di Hotel Claro MakassarMelalui momentum Milad ke-60, KAHMI Kota Palopo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tradisi intelektual dan pengabdian sosial alumni HMI dengan semangat “Yakin Usaha Sampai”, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kehidupan masyarakat dan kebangsaan. (*) Jangan Lewatkan:KAHMI Sulsel Tegaskan Harus Ada Mandatory Spending di Bidang Lingkungan HidupBaksos KAHMI Makassar Disambut Antusias Warga Pangkep, Tamsil Dorong Integrasi Program NasionalTiga Warga KAHMI Sulsel Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Alauddin MakassarMunafri, Aksa Mahmud, dan Tamsil Linrung Hadiri Milad KAHMI ke-60 di Pantai Bosowa